Via Pencil And Paper

Suka + Duka

Wednesday, 23 November 2011

Chapter 43

Wajah nirmala itu ku tatap hiba
sekilas lalu
ku tahu ada gelora membadai nuraninya
dibuai derita yang tunak
dalam setiap hirupan nafasnya
dalam setiap nadi yang berdenyut

Namun,
derita yang membuncah itu
pantas dihijab senyum
menutup setiap galau yang menyerbu jiwa
mengukir kasih di birai bahagia.

p/s: puisi ni aku karang masa cuti beberapa bulan lepas. Tak sangka ada di bahagian draf. : )

No comments:

Post a Comment